RA CENTER

Pemerintah Harus Antisipasi Maskapai Nakal, tak Patuhi Kebijakan Diskon Tiket Mudik

Reni Astuti
18 Maret 2025

Anggota Komisi V DPR dari Fraksi PKS Reni Astuti mengajak masyarakat untuk menikmati pemberlakuan diskon terhadap harga tiket pesawat saat mudik, sekaligus juga turut mengawasi realisasi kebijakan ini.

“Kita tentu mengapresiasi langkah pemerintah dalam menekan biaya transportasi, terutama bagi masyarakat yang hendak mudik. Namun, kebijakan ini harus benar-benar diawasi agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan hanya sebatas wacana,” tegas Reni dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (6/3/2025).

Pemerintah, kata dia, harus memastikan pengawasan yang ketat terhadap maskapai penerbangan, guna menjamin kebijakan diskon tarif tiket dari pemerintah ini benar-benar dijalankan. Kebijakan diskon ini menurutnya, dapat menjadi hadiah untuk masyarakat di momen lebaran.

Politikus PKS ini mengingatkan pemerintah, untuk selalu dan tetap memberikan pelayanan optimal untuk seluruh masyarakat. Kementerian terkait didorong untuk membuka desk pengaduan bagi masyarakat yang tidak mendapatkan diskon sebagaimana mestinya.

“Jika ada maskapai yang tidak menerapkan harga sesuai kebijakan, pemerintah harus memberikan teguran keras hingga sanksi yang tegas. Jangan sampai kebijakan ini hanya menguntungkan pihak tertentu dan merugikan masyarakat,” ucap dia.

Selain transportasi udara, Reni juga berharap ada perhatian sejeni bagi moda transportasi kereta api. Pemerintah, lanjut dia, harus memastikan jumlah kursi yang cukup untuk memenuhi lonjakan penumpang selama arus mudik dan balik Lebaran.

“Masyarakat harus benar-benar dipermudah dalam menjangkau transportasi umum yang berkualitas dan terjangkau. Jangan sampai mereka kesulitan mendapatkan tiket kereta api, karena kuota yang terbatas,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengumumkan, harga tiket pesawat domestik kelas ekonomi turun 13-14 persen selama musim mudik Lebaran 2025.

"Kebijakan penurunan harga tiket pesawat adalah bentuk komitmen nyata pemerintah, untuk memberikan kemudahan dan keringanan bagi masyarakat yang ingin merayakan Hari Raya Idul Fitri di kampung halaman," katanya dalam keterangan di Jakarta, Minggu (2/3/2025).

Dia menyampaikan bahwa penurunan harga tiket itu berlaku selama 15 hari, untuk penerbangan dari 24 Maret hingga 7 April 2025, dengan periode pembelian tiket 1 Maret hingga 7 April 2025.

“Kami ingin memastikan masyarakat bisa menikmati perjalanan yang lebih terjangkau dan nyaman, terutama pada momen penting seperti Lebaran,” ujar Dudy.

Selain menurunkan harga tiket, pemerintah berkomitmen untuk memastikan ketersediaan kapasitas penerbangan yang memadai selama periode mudik Lebaran 2025 dalam mendukung keselamatan dan kenyamanan penumpang.

“Kami tidak hanya berfokus pada penurunan harga, tetapi juga pada kualitas layanan dan keselamatan penerbangan secara keseluruhan. Kami akan pastikan ketersediaan kapasitas penerbangan yang memadai dan meningkatkan keselamatan dan kenyamanan penumpang,” tutur Dudy.

Sumber : https://www.inilah.com/pemerintah-harus-antisipasi-maskapai-nakal-tak-patuhi-kebijakan-diskon-tiket-mudik

Anggota DPR RI Fraksi PKS berkomitemen memperjuangkan aspirasi rakyat untuk Indonesia yang lebih baik.

Layanan

Kontak

Jl. Jenderal Gatot Subroto No.1, Senayan
6285859094272
6285859094272
reniastuti.id
© Reni Astuti 2026. All Right Reserved
Website Resmi Anggota DPR RI Fraksi PKS
arrow-right linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram