
Surabaya (ANTARA) - Anggota Komisi X DPR RI Reni Astuti mengajak pelajar SMA dan SMK di Surabaya untuk berbakti kepada orang tua serta menghormati guru sebagai bekal meraih kesuksesan di masa depan.
Reni Astuti, saat kegiatan Reni Goes to School di SMA Negeri 6 dan SMK Negeri 3 Surabaya, Selasa mengatakan keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga oleh karakter, termasuk berbakti kepada orang tua dan penghormatan kepada guru.
"Kesuksesan tidak cukup hanya dengan belajar keras. Restu orang tua dan penghormatan kepada guru adalah faktor penting yang akan mengantarkan kalian meraih cita-cita," katanya.
Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Daerah Pemilihan Jawa Timur I Surabaya-Sidoarjo itu mengatakan bantuan pendidikan dari pemerintah harus dimanfaatkan sebagai motivasi untuk belajar lebih giat, membangun karakter, dan mempersiapkan masa depan.
Ia juga mengajak para siswa memanfaatkan kesempatan melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi melalui berbagai program bantuan yang telah disediakan pemerintah, termasuk Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.
Menurut Reni, pendidikan tinggi tidak hanya bertujuan memperoleh gelar, tetapi juga menjadi sarana membangun kepemimpinan, memperluas wawasan, meningkatkan keterampilan, serta membangun jejaring yang bermanfaat bagi masa depan.
Selain itu, ia mendorong para pelajar memiliki cita-cita tinggi, terus mengembangkan potensi diri, serta menjaga integritas dan akhlak selama menempuh pendidikan.
"Jadilah generasi yang berprestasi, berkarakter, dan tidak pernah melupakan jasa orang tua serta guru. Dari sanalah lahir pemimpin-pemimpin hebat yang akan membawa Indonesia menuju Indonesia Emas 2045," kata Reni.

Anggota DPR RI Fraksi PKS berkomitemen memperjuangkan aspirasi rakyat untuk Indonesia yang lebih baik.