
Surabaya – Humas BRIN. Penguatan dukungan kebijakan, pendanaan riset, dan hilirisasi inovasi di bidang teknologi hidrodinamika menjadi salah satu pokok pembahasan dalam kunjungan kerja reses perorangan Anggota Komisi X DPR RI ke Kawasan Sains dan Teknologi (KST) Djauharsjah Jenie Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Surabaya, Senin (27/7). Kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk meninjau fasilitas riset hidrodinamika serta mendiskusikan tantangan pendanaan riset dan hilirisasi produk inovasi nasional.
Direktur Pengelolaan Laboratorium, Fasilitas Riset, dan Kawasan Sains dan Teknologi BRIN, Chichi Shintia Laksani, memaparkan ekosistem riset BRIN yang mencakup KST, Kawasan Sains, Kawasan Konservasi Ilmiah, hingga Kawasan Stasiun Lapangan. KST Djauharsjah Jenie Surabaya berdiri di atas lahan hampir tujuh hektare dan dilengkapi berbagai fasilitas riset. Fasilitas tersebut meliputi co-working space berkapasitas 150 orang, homebase Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika (PRTH), Laboratorium Mekanika Fluida, tiga workshop, cavitation tunnel, towing tank, auditorium, serta meeting port.
“Layanan laboratorium di KST Surabaya didominasi kegiatan pembuatan model serta pengujian kapal dan bangunan apung. Fasilitas tersebut terbuka bagi berbagai pengguna dan telah dimanfaatkan melalui kerja sama dengan perguruan tinggi, industri swasta, kementerian/lembaga, hingga TNI dan Polri,” terang Chichi.
Peneliti Ahli Utama PRTH BRIN, Buana Ma'ruf, memaparkan kapasitas sumber daya manusia serta arah pengembangan riset hidrodinamika di BRIN. Saat ini, PRTH memiliki 119 periset yang tersebar di Surabaya (57 periset), Mlati, Yogyakarta (54 periset), dan Serpong (8 periset).
"Secara kompetensi, periset di Serpong berfokus pada mitigasi risiko dan kontrol, di Yogyakarta memprioritaskan perencanaan pesisir dan pelabuhan (coastal and port planning), sedangkan Surabaya menjadi pusat pengujian model kapal, pengujian hidrodinamika, dan bangunan apung," jelas Buana.
Ia juga memaparkan sejumlah capaian strategis PRTH. Salah satunya ialah riset Production Engineering Kapal Mini LNG 36 TEU's dengan metode modular yang telah menghasilkan dua paten/hak kekayaan intelektual (HKI) dan dimanfaatkan oleh galangan kapal.
Pengembangan riset tersebut akan dilanjutkan melalui Program Riset Inovasi Indonesia Maju 2026–2029 dengan topik Green Shipyard Modeling untuk mendukung keberlanjutan industri galangan kapal nasional sesuai kriteria International Maritime Organization (IMO). Buana berharap pengembangan tersebut mendapat dukungan DPR agar hasil riset semakin dimanfaatkan oleh galangan kapal nasional.
Selain itu, BRIN turut berpartisipasi dalam kajian pendahuluan giant sea wall sebagai bagian dari dukungan terhadap program strategis penanganan kawasan pesisir. Kajian tersebut diproyeksikan berlangsung hingga tiga tahun ke depan.
PRTH juga menghasilkan berbagai inovasi yang telah dimanfaatkan, antara lain BPPT Lock, BRIN Lock, BRIN Pot, formula coating lambung kapal, serta Breakwater Armor Layer.
Dari sisi infrastruktur, laboratorium PRTH di Surabaya telah menguji lebih dari 300 unit kapal, merancang kapal cepat berukuran 20–70 meter, serta mengembangkan kapal sampah bekerja sama dengan Pemerintah Kota Surabaya.
Buana menekankan pentingnya integrasi antara industri manufaktur komponen dalam negeri dan galangan kapal nasional agar hasil riset dapat dihilirisasikan secara lebih luas.
Menanggapi paparan tersebut, Anggota Komisi X DPR RI Reni Astuti menegaskan komitmen DPR RI untuk terus mendorong peningkatan alokasi anggaran penelitian.
"Di beberapa negara lain, alokasi anggaran riset dapat mencapai sekitar 42%, sedangkan di Indonesia jumlahnya masih relatif terbatas. Tantangan besar kita adalah memperbesar anggaran riset, terutama bagi BRIN, agar hasil riset benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujar Reni.
Reni juga menilai kapasitas riset hidrodinamika BRIN berpotensi memberikan solusi bagi berbagai persoalan di daerah, termasuk penanganan banjir, tata kelola kawasan pesisir, dan peningkatan keselamatan nelayan saat melaut. (na, ns/ed. jnn)
Sumber : https://brin.go.id/news/129647/komisi-x-dpr-tinjau-riset-hidrodinamika-brin-di-surabaya

Anggota DPR RI Fraksi PKS berkomitemen memperjuangkan aspirasi rakyat untuk Indonesia yang lebih baik.