
Di tengah sorotan publik yang berempati pada kesejahteraan guru, Reni mempertanyakan keberpihakan pemerintah untuk kebutuhan pendidikan guru. Menurut dia, pengembangan kompetensi guru harus ditingkatkan. Karena itu, kata dia, anggaran untuk meningkatkan kualitas guru justru harusnya ditingkatkan.
“Setahu saya pembahasan anggaran di 2025 kemarin, Pak Menteri menyampaikan PPG akan ditingkatkan, akan selesai di 2026. Sehingga jumlah guru yang akan mengikuti akan semakin meningkat. Ini ternyata ada pengurangan Rp 1 triliun di 2026,” tutur politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.
Dalam ruang rapat itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti tak menjawab pertanyaan tersebut. Saat ditanyai dalam wawancara cegat atau doorstep, Mu’ti juga tak menjawab pertanyaan apa pun dari wartawan. Ia tergesa-gesa keluar dari ruangan Komisi X DPR menuju mobil dinasnya. “Maaf, saya harus ke bandara. Saya harus ke bandara ya,” kata Mu’ti.
Sumber : https://www.tempo.co/politik/dpr-pertanyakan-pemangkasan-anggaran-untuk-ppg-rp-1-triliun-2108878

Anggota DPR RI Fraksi PKS berkomitemen memperjuangkan aspirasi rakyat untuk Indonesia yang lebih baik.